Ketika Semua Terasa Buntu

dan melelahkan..atau kau terlalu lelah, pastilah butuh sesuatu untuk bersandar. Tidak hanya raga, batin pun demikian. Kamu pasti merasakan kebutuhan itu. Aku juga.

Namun bagaimana jika tempat atau sosok tempatmu bersandar itu labil, mudah goyah? Jika ada cukup kesabaran, kamu mungkin akan memperbaikinya. Memperkuat dan menstabilkan sandaran itu. Jika tidak? Kemungkinan besar, kamu akan ikutan labil, goyang bahkan ambruk.
Continue reading

Aku ingin kembali menulis

Lama sekali tidak ada sesuatu yang muncul di blog ini. Semua serba senyap dan jika engkau bertanya mengapa, pastilah aku susah menemukan jawaban yang tepat apalagi akurat. Ada sesuatu yang sulit aku jelaskan mengapa ini terjadi. Ide dan pemikiran menjauh, jauh sekali. Rutinitas, pancingan emosi dan mungkin kepedulian menjebak dan meluntur dari hatiku. Aku malas menulis.

Continue reading

Mencoba Nasi Tempong Indra

Tentang makanan, tak pelak nasi tempong merupakan salah satu favoritku. Biasanya, terdiri dari sayuran segar, ikan goreng, tahu, tempe dan sambel yang sangat pedas. Harga nasi tempong biasanya relatif murah dan sangat terjangkau yang mungkin karena murahnya, pedagang seringkali menggandengkannya dengan lauk lain misalnya ikan goreng, lele, ayam atau bebek goreng.

Dua hari lalu, Rabu (13/3), sepulang dari bukit dan hujan-hujanan, aku bersama seorang teman menyempatkan mencoba warung nasi tempong yang sebelumnya belum pernah kusambangi. Ya, kami mampir ke warung Nasi Tempong Indra yang terletak disebuah ruko di jalan Imam Bonjol dekat persimpangan Teuku Umar barat.

Kesannya?
Continue reading

Ahsanu Mudrik, Seorang Teman, Seorang Pembuat dan Peminum Kopi

Malam ini, aku menulis lagi. Bukan tentang apa apa, tapi tentang sesiapa. Tentang seorang teman yang telah mendahului menghadap keharibaanNya. Innalillahi wainaillahi rojiun, 24 Desember 2011, Ahsanu Mudrik telah menghadapmu ya Rabb!

Seorang Mudrik atau yang secara akrab sering dipanggil Godrik, adalah pribadi yang pantas ditulis dan sebagian ceritanya sudah sepantasnya pula diceritakan. Cerita ini, cerita tentang anak manusia yang melalui banyak fase unik dalam perjalanan hidupnya.

Aku mengenalnya ketika ia kali pertama mencatatkan diri sebagai mahasiswa kedokteran hewan di Universitas Udayana. Ia tinggal bersama kakaknya, Wafigni, yang satu kos denganku. Jadi perkenalanku dengan si Mudrik dimulai dari situ.
Continue reading

Jalanan di Denpasar, Waktu Hujan Sore Sore

Sebagian judul tulisan ini diatas diambil dari lagu cantik asal Maluku, Waktu Hujan Sore Sore.

Lengkap lagunya begini,

“Waktu hujan sore-sore kilat sambar pohon kenari
E jojaro deng mongare mari dansa dan menari
Pukul tifa toto buang kata balimbing di kereta
Nona dansa dengan tuan jangan sindir nama beta
E menari sambil goyang badanee
Menari lombo pegang lenso manisee
Rasa ramai jangan pulang duluee”

Sebuah lagu yang indah dan darisana dapat dibayangkan bahwa waktu hujan sore-sore di Maluku, orang-orang menyambutnya dengan suka ria. Menari lombo..sambil goyang badan.

Bagaimana dengan di Denpasar, tepatnya di jalanan di pulau indah ini?

Semrawut dan macet!
Continue reading

Warung tenda yang “ditutup”

Sepanjang malam ini Denpasar hujan. Hujannya tidak begitu deras, tapi awet dan sepertinya merata. Akibatnya hawa dingin terasa menusuk dan perut yang belum terisi makin berontak karena mungkin membutuhkan tambahan energi untuk melawan hawa dingin ini.

Sementara pikiranku pun telah melanglang ke buana imajinasi warung mana yang akan kutuju begitu hujan reda. Pilihan pertama, warung nasi tempong langganan karena kupikir dingin-dingin begini enak makan yang anget-anget plus pedes. Terlebih lagi, telah cukup lama tidak kesana, karena tiap bolak balik kesana, selalu tutup. Malam ini aku berharap banget mereka buka.

Continue reading

Penipu Yang Terus Berimprovisasi

Bisnis tipu menipu terus bertahan dan berkembang dengan beragam modus dan konten. Jika sebelumnya, sering beredar sms penipuan untuk minta kiriman pulsa, sekarang yang diminta telah lebih dari itu. Tak tanggung-tanggung, meminta transfer uang dengan polosnya.

Beberapa kali aku menerima itu, pagi tadi pun juga menerimanya satu kiriman permintaan transfer.
Continue reading