Tag Archives: Manusia

Ahsanu Mudrik, Seorang Teman, Seorang Pembuat dan Peminum Kopi

Malam ini, aku menulis lagi. Bukan tentang apa apa, tapi tentang sesiapa. Tentang seorang teman yang telah mendahului menghadap keharibaanNya. Innalillahi wainaillahi rojiun, 24 Desember 2011, Ahsanu Mudrik telah menghadapmu ya Rabb!

Seorang Mudrik atau yang secara akrab sering dipanggil Godrik, adalah pribadi yang pantas ditulis dan sebagian ceritanya sudah sepantasnya pula diceritakan. Cerita ini, cerita tentang anak manusia yang melalui banyak fase unik dalam perjalanan hidupnya.

Aku mengenalnya ketika ia kali pertama mencatatkan diri sebagai mahasiswa kedokteran hewan di Universitas Udayana. Ia tinggal bersama kakaknya, Wafigni, yang satu kos denganku. Jadi perkenalanku dengan si Mudrik dimulai dari situ.
Continue reading

Tirtonadi: Sebuah Momen Religius

Perjalanan dari kota ke kota, singgah dari terminal ke terminal, itu biasa buat aku. Terlalu sering, dan selalu merangsang hasrat untuk mengulang. Gairah binal, selalu muncul untuk menghadapi hal hal baru dalam setiap tempat itu. banyak hal menarik untuk dikenang, untuk dijadikan pelajaran. Momen sentimentil tak jarang muncul didalamnya.

Demikian pula yang terjadi di Tirtonadi, Solo, dua hari menjelang bulan puasa lalu. Ketika itu, aku baru pulang dari Jogjakarta untuk sebuah pencarian yang belum usai sampai kini, dan terdampar di Terminal Tirtonadi. Saat itu, perasaan sedang kacau-kacaunya, gelisah, suntuk, emosional, dingin dan tertekan. Semua jadi satu.
Continue reading

Dongeng Kampungan: Jupri, Bukan Jepri

Orang kampung, memang kampungan. Dari dulu memang begitu. Terutama jika orang kota yang mengatakannya, bisa dibilang 100% sah. Tentu saja sah, karena setiap orang punya hak menilai orang lain.

Cap kampungan, bisa datang dari banyak sisi. Yang sering terdengar, pertama kali mungkin dari nama, lalu gaya dia bicara, kemudian pembawaan, kemampuan berkomunikasi dan bersambung kemana-mana. Pokoknya banyak.
Continue reading