Corat Coret

Menulis dan Berkomentar Tentang Apa Saja

May

24

Lipstik itu bernama Fatwa Haram

Aku terkejut untuk kesekian kali, tentang hal yang sama dan selalu berulang yakni Fatwa Haram. Sungguh, aku terkejut. Yang menjadi sasaran tembak kali ini adalah media jejaring sosial online. Facebook dan Friendster menjadi obyek beritanya.

Awalnya membaca sebuah status di feed di homepage facebook-ku. Ada kawan yang menyampaikan adanya fatwa haram terhadap media yang kusebut diatas. Hasrat hati kemudian menyusuri berita, dan memang demikian adanya. Headline kubaca cepat dan sialnya koneksi yang super lambat ga sempat nyari pembanding dan mendalami isi berita. Di sebuah milis, isyu itu kadung santer dan mengundang polemik dan kejengkelan. Reaksi yang wajar mengingat fatwa-fatwa semacam itu terlalu sering terdengar dan cenderung pada hal-hal yang “sumir” alias ga urgen.
Selengkapnya

May

24

Tongkrongan Malam di Denpasar dari Waktu ke Waktu

Sejak beberapa waktu ini, ada geliat baru di Komunitas Bali Bloger alias BBC, yakni inovasi kegiatan yang belakangan dirasa menurun. Beberapa inovasi itu diantaranya kembali aktif bermain futsal diakhir pekan, kegiatan Berbagi Tak Pernah Rugi yang diusulkan oleh GusTulang dan tematik postingan blog.

Dua yang pertama seperti biasa aku pinter buat alasan, karenanya ga sempet merespon, yang terakhir aku coba berpartisipasi. Tema postingan yang pertama ini cukup menggelitik dan ada kemungkinan untuk melemparku ke berbagai kenangan masa lalu, yakni tentang tongkrongan malam di Denpasar.

Selengkapnya

May

15

Menyikapi Kawan Curhat

Pernahkah Anda membaca atau mendengar sebuah kisah seorang ibu yang bertanya pada anaknya tentang bagian mana dari tubuhnya yang paling penting? Jika belum, baiklah, sebagai pengantar akan diulang singkat kisah itu.

Tersebutlah seorang ibu yang bertanya kepada anaknya bagian mana dari tubuh sang anak yang paling penting. Pada masa kecil, si anak tak mampu menjawab. Ia berulang kali memberi jawaban yang tidak memuaskan sang ibu. Pertanyaan itu terus diulang pada tahap-tahap tertentu usia si anak sampai ia bisa dikatakan dewasa. Pada tahap kedewasaannya sekalipun, si anak ternyata masih belum mampu menjawab dengan benar dan pada akhirnya si Ibu memberikan jawaban atas pertanyaan seumur hidup itu.
Selengkapnya

Recent Comments

Sebelumnya di Corat Coret...

May

3

Mobil Invisible Karya Sara Watson

Apr

15

Pertandingan Yang Luar Biasa, Tapi Liverpool Tersingkir

Mar

21

World Silent Day

Mar

20

Rafael Benitez Bertahan

Mar

15

Dan Mereka Masih Meremehkan Liverpool