Terduduk aku disini, di sebuah bangku tua terminal kecil ini. Sebatang gudang garam menyala, menemani kesendirianku disini. Mataku menerawang, sebuah pintu dan beberapa manusia.
Seorang lelaki tua, keluar dari pintu itu..snyumnya merekah. Terlihat kebahagiaan diparasnya. Sambil menyisir rambut dengan jemarinya, ia berlalu.
Seorang lelaki lain, dengan muka kusam, penuh kelelahan masuk. Sedikit bersungut-sungut ia ketika masuk tadi. Lelaki sebelumnya terlalu lama mungkin. Sepuluh menit berlalu, lelaki itu keluar, kali ini Ia pun tersenyum. Bahagia betul rasanya.

Jangan terkecoh dengan judul tulisan ini. 