Corat Coret

Menulis dan Berkomentar Tentang Apa Saja

Jan

14

Memilih Web Hosting Untuk Blog Anda

Ketika kita memutuskan ingin memiliki sebuah blog yang berjalan pada nama domain kita sendiri, beberapa hal akan segera mampir kedalam pikiran kita. Selain pertama, adalah nama domain yang akan kita pergunakan, kedua adalah jasa webhosting mana yang akan pantas menjadi host buat data online kita.

Jika memilih nama domain sepenuhnya menjadi alasan personal dan sangat subyektif berdasar pada identitas pribadi yang kita inginkan, tidak selalu demikian dengan pemilihan jasa web hosting. Pertimbangan yang matang diperlukan dalam memilih penyedia jasa web hosting ini.


Hal pertama yang direkomendasikan untuk kita lakukan adalah meriset penyedia jasa layanan ini. Kita bisa googling dengan berbagai kata kunci yang ada dalam pikiran kita, misalnya web hosting murah, atau web hosting handal, atau web hosting top. Semua sah, dan boleh kita cari. Disana, kita akan temukan banyak penyedia yang mengklaim kata kunci itu. Mulailah mensortir dan memilah nama-nama yang ada itu.

Kedua, jangan ragu untu bertanya dan minta rekomendasi teman yang lebih dulu nge-blog atau memanfaatkan jasa sebuah penyedia web hosting. Tanyakan segala hal yang kita rasa kita perlu tau, mulai pelayanan, hardware sampai pada institusinya. Beberapa point pertanyaan yang bisa kita tanyakan antara lain adalah, lokasi server, persentase uptime, paket-paket hosting yang ada, panel pengaturan, jumlah email, jumlah sub domain, bandwidth dan lain-lain.

Ketiga, ketika kita sudah menemukan target yang kita inginkan, jika kita tidak buru-buru dan tidak ingin kecewa belakangan hari, kita bisa tanyakan pada sang target itu apakah bisa dicoba dulu. Biasanya, ada versi demo atau trial untuk beberapa hari. Penyedia web hosting umumnya akan membantu kita untuk mengenal siapa mereka. Mereka juga ingin nama baiknya terpelihara kan? Jangan sampai beli kucing dalam karung, kata orang jerman.

Keempat, pilih paket yang sesuai dengan kebutuhan anda. Jika hanya untuk personal blogging dan tidak ingin menimbun file dalam server, hitungan beberapa puluh megabyte dirasa cukup. Toh, nanti kalau kurang bisa di upgrade atau juga sebaliknya di downgrade.

Kelima, bayar! Yah, jika sudah mantep ya bayar aja. Mulailah nge-blog. Jika merasa kesulitan instalasi, biasanya penyedia web hosting tak akan keberatan untuk membantu proses instalasi software yang kita inginkan. Kita bisa terima jadi dan tinggal nge-blog apa yang kita suka. Juga bisa mulai mengais dollar jika kita ingin me-monitize blog kita.

Tak kalah penting dalam memilih penyedia jasa web hosting ini, dan ini cenderung personal, adalah pahami sepenuhnya siapa penyedia jasa web hosting itu. Beberapa kasus yang sering terjadi adalah kurangnya pertanggung jawaban dari pihak penyedia jasa web hosting. Diawal transaksi, janji pelayanan muluk-muluk bahwa servernya tidak akan pernah down, bahwa pelayanan mereka 24/7, bahwa akan dibantu optimasi SEO nya, dan bejibun janju lain. Tetapi ketika satu hari kita menghadapi masalah, mereka dihubungi saja susah, menjawab email pun tidak, bahkan tak jarang yang kemudian hanya tinggal nama. Ga ketahuan kemana rimbanya orang-orang yang semestinya bertanggung jawab itu. Kalau bisa, pilihlah penyedia jasa web hosting yang ada di kota anda, yang kantornya bisa anda kunjungi dan anda yakin mereka eksis. Mungkin, ini berlebihan, tapi sah-sah aja kita menanyakan legalitas usahanya. Apakah mereka mempunyai badan hukum yang sah, apakah mereka membayar pajak, dan lain-lain. Ini akan sangat membantu anda di belakang hari jika hal-hal yang tidak diinginkan benar-benar terjadi.

Penulis sendiri, memilih menggunakan MHI sebagai penyedia jasa webhosting untuk dua site yang ada. Coratcoret.com dan Bungtekno.com, keduanya di host di MHI. Paragraf ini mungkin akan anda nilai bias. Menulis tentang web hosting tapi ujung-ujungnya mempromosikan web hosting tertentu. Hey, kenapa ngga? Jika kita memang happy dengan yang kita punya, kenapa tidak di promosikan, karena mereka layak dipromosikan. Paket hostingnya menarik, murah dan yang penting, selama ini tidak pernah ada masalah teknis yang serius. Jika aku bingung tentang beberapa hal yang ga kumengerti, mereka akan jawab dan membantu penyelesaiannya. Pun, aku tau persis bagaimana eksistensi mereka.

Jika anda tidak ingin terpengaruh paragraf diatas, cobalah pahami paragraf-paragraf sebelumnya. Kita bisa memilih penyedia web hosting manapun yang kita suka. Tulisan ini hanya bermaksud memaparkan gambaran realistis tentang bagaimana kita memilih penyedia jasa web hosting.

  • Share/Bookmark
Artikel ini ditandai dengan tag Blogger, Internet, tips, Web Hosting

3 Komentar

Tulisan yang menarik, mengalir dan terkesan tanpa dibuat-buat. Salut ! Masih handal metode tulisannya. Gak salah klo kau tuh buyut nya coratcoretdotcom.

Mo nimbrung soal memilih web hosting menurut subyektifitasku sih :
1. Cek umur online perusahaan hosting tersebut. Yg lama biasanya tahan banting.
2. Cek kiblat datacenter nya, karena dia sebagai upline jika terjadi masalah dikemudian hari.
3. Jangan terjebak harga murah. Dikira gampang atur keuangan bisnis hosting itu ?. Harga murah adalah gebrakan logis yg mudah buat menarik konsumen di Indonesia. Tetapi simak kasus pemain murah, indohoster, indo-web, rakhahost, mereka gulung tikar.
3. Pastikan domain name berada di tangan Anda. Pihak hosting sebenarnya hanya perantara registrasi saja.
4. Pastikan, perusahaan hosting itu berani memasang statistik UPTIME. Disitulah ukuran ketangguhan server nya.
5. Pastikan CS/TS nya selalu online minimal 1 hari sekali dan mudah dihubungi.
6. Pakailah produk dalam negeri, hehehe, klo ini sih subyektip banget. Ngapain hosting jauh-jauh klo di bali sendiri ada.
7. dll.

nah, ini yang jauh lebih paham udah nambahin :)
thanks ndro dah nambahin!

Bener banget details gitu penjelasana

Tinggalkan Komentar Balasan

icon_wink.gif icon_neutral.gif icon_mad.gif icon_twisted.gif icon_smile.gif icon_eek.gif icon_sad.gif icon_rolleyes.gif icon_razz.gif icon_redface.gif icon_surprised.gif icon_mrgreen.gif icon_lol.gif icon_idea.gif icon_biggrin.gif icon_evil.gif icon_cry.gif icon_cool.gif icon_arrow.gif icon_confused.gif icon_question.gif icon_exclaim.gif