Dari malam sebelum bersama kawan-kawan Bali Blogger aksi di PN Denpasar menyoal penahanan Prita Mulyasari dan Menggugat UU ITE, laptopku udah nyendat. Lagi asyik main catur, tiba-tiba drop alias mati.
Aku pikir ah, paling kepanasan dan butuh istirahat. Bukankan aku juga butuh istirahat? Akhirnya kubiarkan apa adanya begitu.
Lalu, keesokan harinya usai aksi di PN Denpasar, hasrat hati segera menyalakan laptop, online lalu nulis tentang acara aksi hari itu. Dalam pikiranku, kali ini ga akan ketinggalan berita lagi.
Namun apa apa daya, baru transfer beberapa foto dari hape, blank…item semua, mati total. Setelah ngobrol-ngobrol sama kawan-kawan di Baliorange, diagnosa awal hanya masalah di circuit sekitar power supply. Mungkin masih mudah dan murah untuk diperbaiki.
Pagi keesokannya (12/06), laptop kubawa ke service centernya acer di Grand Sudirman. Yah, kemana lagi. Kalo toh ke service lain, lari-larinya akan kesana.
Lalu, sampailah momen itu. Jduarrr….
“Mas, ini mainboardnya yang kena. Kemungkinan besar harus ganti Mainboard, harganya sekitar..sekian sekian. Cuman persoalannya, barangnya ga ada. Itu aja ada tiga yang antri.”
“Trus gimana pak?”
“Kami bongkar dulu, dan nanti kami kabari selanjutnya..”
Tak banyak omong, segera setelah tanda terima kuteken, kutinggalkan tempat itu. Bhewwww…alamat macet semua kerjaan dan games untuk waktu yang tak tentu!
Anehnya, ntah insting, naluri atau intuisi malam sebelumnya aku udah buat scheduling post di coratcoret ini. Beberapa post dalam hari-hari terakhir ini dikerjakan satu shoot. Ga susah, lagi pula beberapa tulisan lama.
Bye bye internet..untuk waktu yang tak tentu.
Oya, ini ditulis di kantornya temen, nebeng laptopnya. Ih..
Artikel ini ditandai dengan tag Laptop Rusak, Suntuk

Kok tidak menyebutkan merk Laptop nya sih ? Aku wakilkan ya. Juragan CoratCoret.Com ini pengguna Laptop Merk ACER dan baru memakai selama kurang lebih 3 tahunan.
Saya pun mewakili diri sendiri dan teman-teman bila bicara soal ACER. Laptop kantor merk ACER alami kasus serupa. Akan mati sendiri jika dipakai lama. Baru pake 2 tahunan. Laptop Antok, merk ACER juga, CD-ROM nya mati. Itu baru 1 bulan pake. Laptop Ojie, merk ACER CD-ROM mati dan Speaker Outnya mati. Itu baru pake 1 tahun. Laptop Budi, ACER nya harus pakai kipas angin eksternal agar tetap hidup.
Laptop Pak Slamet dan temannya Pak Agung mengalami masalah di layar. Byar pet. Semuanya merk ACER. Laptop Arip bluetooth mati setelah pemakaian 6 bulan.
Ayo, siapa lagi yang bermasalah dengan ACER ?. Mengutip sebutan teman-teman, sembari guyonan bilang ACER singkatan dari Asli CEpet Rusak.