Hari ini, kembali kita dikabarkan wafatnya Ibu Ainun Habibie, istri dari mantan presiden BJ Habibie. Innalillahi wa inna illahi rodziun. Ibu Ainun Habibie, menurut antara, wafat pada (22/5) pukul 17.30 waktu Jerman, setelah sebelumnya dirawat di rumah sakit Ludwig-Maximilians-Universitat, Klinikum Gro`hadern, Munchen, Jerman. Ibu Ainun Habibie dirawat sejak 24 Maret lalu karena penyakit kanker usus.
Ibu Ainun Habibie, mungkin bukan satu tokoh yang bisa dikatakan sangat menonjol seperti Gus Dur atau Gesang atau juga WS Rendra. Tapi, satu hal yang penting di ingat adalah bahwa nyaris tak ada tokoh besar (lelaki) tanpa perempuan kuat disampingnya.
Dukungan dan cinta dari seorang perempuan yang kuat, akan memberikan perasaan yang lebih baik seorang lelaki untuk melangkah. Apapun pekerjaannya, termasuk BJ Habibie.
Terlepas dari berbagai keputusan politik yang dibuatnya, BJ Habibie adalah tokoh besar bagi bangsa ini, dan mungkin, tak akan diraihnya kebesaran itu tanpa sosok seorang istri yang kuat disampingnya. Demikianlah tulisan ini memaknai arti penting wafatnya mantan Ibu Negara ini.
Ibu Ainun akan dimakamkan di TMP Kalibata, kamis 26 mei yang akan datang.
Selamat jalan Ibu Ainun Habibie.
Artikel ini ditandai dengan tag Ainun Habibie


turut berduka cita, rif. semoga almarhumah mendapat tempat layak di dunia barunya.
btw, ini keluargamu ya?
atau ada pengalaman pribadi?