Dan Mereka Masih Meremehkan Liverpool

Liverpool Mancester UnitedDua kemenangan beruntun Liverpool atas lawan-lawannya, rupanya tidak merubah cara pandang media yang cenderung meremehkan Liverpool. Dua kemenangan beruntut itu pun bukan terhadap tim-tim kelas medioker, justru sebaliknya tim elit Eropa dan Inggris. Real Madrid digasak 4-0 dan baru saja Manchester United dipermalukan 1-4 di kandangnya, stadion Old Trafford yang katanya theater of dream.


Kompasbola, menuliskan sebuah judul “Liverpool Hancurkan Sepuluh Pemain MU”1. Judul itu tidak salah, namun tendensinya karena MU bermain 10 orang-lah Liverpool bisa menang. Dengan kata lain, jika saja masih 11 pemain,MU tidak akan kalah. Benarkah begitu? Mari kita lihat.

Sebelum Nemanja Vidic dikeluarkan pada menit 75, Liverpool telah unggul 1-2 melalui gol Fernando Torres menit 28 dan pinalti Steven Gerrard menit 42. Selanjutnya, gol ketiga Liverpool pada menit 77 yang dicetak Fabio Aurelio berasal dari sebuah set pice bola mati, yang berarti disana, jumlah pemain bukanlah faktor utama untuk dijadikan alasan sebuah kekalahan. Perihal kemudian Andrea Dossena melengkapi menjadi 1-4 pada menit 90 karena memang layak terjadi sebuah gol.

Perlukah sebuah alasan lain? Mungkin akan ada yang beralasan MU sedang bermain buruk sebagaimana yang dilansir detiksport yang menurunkan judul “Main Buruk, MU Dihukum Liverpool”2. Paragraf pertamanya dituliskan, “Manchester United bermain sangat buruk ketika menghadapi Liverpool di Old Trafford, Sabtu (14/3/2009). Saking buruknya, The Reds sukses memukul telak ‘Setan Merah’ 4-1.”

Kalimat diatas nadanya pun sama dengan bahasa kompasbola yakni karena MU bermain buruk lah Liverpool bisa menang. Jika MU bermain bagus, mana mungkin Liverpool menang. Begitulah kurang lebihnya.

Berita dengan kalimat-kalimat bernada meremehkan seperti diatas bagi sebagian orang mungkin tidak berarti apa-apa. Yang penting mereka tahu bahwa Liverpool menang. Tapi buatku, ada perasaan tidak rela karena mereka tidak menempatkan Liverpool ditempat semestinya atau memperlakukan Liverpool secara fair. Kenapa tidak dikatakan juga karena Liverpool bermain bagus? Terasa sekali tidak ada “perasaan positif” ketika menulis laporan-laporan tersebut, yang ada hanya meremehkan satu obyek berita dan tidak memandangnya secara imbang.

Sedikit beda dengan media asing dalam menuliskan laporan. Soccernet misalnya atas kemenangan 1-4 atas MU, mereka menulis, “Four-star Liverpool thrash Utd”3, atau skysports yang menulis,“Vidic slumps as Liverpool soar”.4. Keduanya, jauh lebih obyektif dan fair. Juga sportif!

Sambil senyum dalam hati, aku mikir,“ah paling wartawannya pendukung setan merah dan mereka kecewa.” Haha, yang penting sekarang, nikmati kemenangan dulu ah…terpenting musim ini udah nge-doble MU!!!

Catatan kaki:

  1. http://bola.kompas.com/read/xml/2009/03/14/21520455/liverpool.hancurkan.sepuluh.pemain.mu
  2. http://www.detiksport.com/sepakbola/read/2009/03/14/215037/1099480/72/main-buruk-mu-dihukum-liverpool
  3. http://soccernet.espn.go.com/report?id=243992&cc=5739&league=ENG.1
  4. http://www.skysports.com/football/match_report/0,19764,11065_3005083,00.html

3 thoughts on “Dan Mereka Masih Meremehkan Liverpool

  1. fukhin kalang

    Setuju bro, gw kasih komen di detiksport tp disensor. komen gw “Ganti aja detiksport jadi detikMU”
    Padahal, dari satistik yg ada MU unggul di Possesion, Corner Kick, Shot dan tentu aja Kartu Merah. Kita cuma menang Gol dan kartu kuning :) .
    Ada teman gw yg fans MU nanya gw, “Emang MU jelek banget yach mainnya?” Gw jawab “Kalau nggak ada yg lebih bagus bagaimana kita tahu ada yg jelek.” Puas banget gw jawabnya……..

    Walk On Bro, Just For Point gap

  2. Arif Nofiyanto

    Halo Bro, thanks dah mampir.

    Situasi kita mirip. Seorang teman juga nanya hal yang sama pas aku kabari, balik nanya,”Mu Mainnya parah banget yah?” aku jawab aja. “Ngga. Liverpool yang mainnya bagusan!” Hahaha

    Walk on!

  3. dani

    di Inggris saya ngga punya pegangan, dulu sempat mantengin arsenal, liverpool, MU..

    sekilas nonton pas makan malem sambil ngenet, liverpool serangan baliknya cepet banget.. :)

    apa kata aprian ya.. :D

    tp tetep, Inter sedang menuai karma baiknya :8

Comments are closed.